Trik sains dalam Detective Conan?
Selama saya mengikuti Detective Conan, banyak sekali pengetahuan ilmiah yang saya dapatkan. Aoyama Sensei benar-benar serius dalam menuliskan ceritanya. Risetnya luar biasa.
Saya akan membahas salah satu trik sains yang ada di Detective Conan pada episode yang baru saja rilis beberapa hari lalu, yaitu episode 1054/1111 dengan judul, The Spark That Fell on the Ranch.
Episode ini merupakan episode canon yang diadaptasi dari manga chapter 1051-1054 dengan judul kasus, Trapped at Hatoyama Farm.
Namun, yang akan saya bahas di sini adalah salah satu adegan dengan trik sains pada chapter 1053. Potongan adegannya saya lampirkan di bawah ini.
Kurang lebih, percakapan mereka seperti yang saya jabarkan di bawah:
Arah kanan ke kiri
Panel 1
Ai: Aku gak bisa ngeliat sekeliling dengan jelas, senter di jam jangan ini gak cukup terang.
Conan: Kalau gitu, tutup gordennya!
Panel 2
Genta: Malah makin gelap nanti.
Conan: Udah, nurut aja!
Panel 3
[Wakasa menutup gorden]
Panel 4
Conan: Oke, ada yang bawa air sama susu, gak?
Wakasa: Aku punya air mineral.
Genta: Aku ada susu nih.
Panel 5
Conan: Nah, masukin susunya ke dalam air, jangan banyak-banyak!
Genta: (Menjijikkan banget).
Panel 6
Conan: Sekarang, kocok botolnya!
Genta: Apa kamu mau meminumnya?
Panel 7
Conan: Nah, coba taroh botolnya di atas senter jam tanganmu!
Panel 8
Genta: Gillaaakk.. keren banget!
Wakasa: Wah, jadi lebih terang.
Panel 9
Ai: Nah, kalau gini kan, aku bisa ngeliat dengan jelas.
Kazami: Lah, kok bisa gitu, ya?
Zero: Iya, itu tuh namanya efek Tyndall.
Panel 10
Zero: Jadi, efek Tyndall itu fenomena fisik-kimia yang terjadi karena sifat cahaya.
Zero: Cahaya bisa menembus suatu campuran dan menabrak partikel yang tersebar di dalam air. Jadinya, cahaya tersebar dan mantul ke arah yang berbeda. Gitu.
Panel 11
Kazami: Emang kurikulum SD udah ngajar ginian, ya?
Kobayashi: Ya, gitu, deh. (Aku aja gak tahu).
Jadi, trik sains yang digunakan dalam episode tersebut adalah, efek Tyndall. Apa itu efek Tyndall? Efek Tyndall adalah fenomena penghamburan cahaya oleh partikel koloid atau partikel suspensi
. Fenomena ini ditemukan oleh John Tyndall, seorang ahli fisika Inggris pada tahun 1869. Salah satu contoh efek Tyndall dalam kehidupan sehari-hari, adalah berkas cahaya senter akan terlihat ketika diarahkan melewati asap. Di bawah ini adalah gambaran pengujian efek Tyndall.
bosok
BalasHapus